Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Mengenal Istilah - Istilah dalam bahasa jawa yang digunakan untuk Menyebut karakter Manusia atau sebagai luapan Rasa kekesalan dan Amarah

Mengenal Istilah - Istilah dalam bahasa jawa yang digunakan untuk Menyebut karakter Manusia atau sebagai luapan Rasa kekesalan dan Amarah


Mbuhapa_ Istilah Apa yang sering ditujukan Untuk Melamiaskan Amarah, kesal terhadap Orang maupun sesuatu Hal?
ilustrasi orang marah dan kesal

Terkadang kita mendengar Seseorang menggunakan Istilah Kasar bahakan menggunakan Nama Hewan untuk meluapkan kekesalan mereka, Ini memang terdengar tidak Manusiawi, tapi pada kenyataanya istilah - istilah tersebut sering kita dengar, entah itu sekedar untuk bahan candaan atau bahkan untuk meluapkan emosi.

yah,,, Manusia memang di ciptakan memiliki tingkat emosi yang adakalanya menjadi labil, hal itu bertujuan agar kita bisa berusaha untuk selalu sabar dan bisa mengendalikan emosi.

Kenapa Orang suka menggunakan istilah Hewan untuk menyebutkan karakter seseorang lainya?
Kembali lagi pada diri pribadi seseorang tersebut, jika Mempunyai akhlaq yang Mulia pastilah Orang tersebut tidak akan menggunakan istilah yang tidak baik kepada orang lain.

Apakah istilah Hewan untuk menyebut karakter seseorang itu dibolehkan?

Ada tiga faktor penyebab istilah kasar seperti Nama Hewan yang di gunakan untuk mengungkapkan karakter seseorang, yaitu :

Pertama karena seseorang itu memang berkelakuan seprti bintang / hewan tertentu.

Kedua Karena tekanan emosional.
Ketiga memang karena ke usilan teman atau hanya sebatas candaan
Keempat Emosi seseorang dalam keadaan labil atau dalam bahasa jawa sedang merasa semuanya Mbuhapa bloko.

Secara Moral tentu saja menyebut seseorang dengan nama Hewan atau dengan istilah Kasar (tidak sopan) itu tidak di bolehkan, karena dapat menyinggung perasaan seseorang.

Arti dari Istilah dan Nama Hewan yang sering di gunakan untuk menujukan karakter seseorang atau untuk meluapkan rasa kesal dan amarah.

Setiap Nama memiliki Arti, dan setiap istilah juga mempunyai maksud dan arti.

Mengenal Istilah - Istilah dan Nama Hewan yang sering digunakan untuk Menyebut karakter pada Manusia dan meluapkan ke kesalan.

ilustrasi orang yang sedang merasakan amarah

Berikut Beberapa Istilah Bahasa Jawa yang sering kita jumpai sebagai ungkapan Kekesalan.

1. Kutu Bangsat

Kutu Bangsat adalah sejenis kutu yang suka menggigit dan menghisap darah orang, hewan ini biasanya hidup di tempat tidur, tempat duduk yang terbuat dari kayu, dalam bahasa jawa disebut denggan nama Tinggi
Karakter dari hewan ini memang menjengkelkan karena suka menggigit sewaktu Orang sedang duduk santai dan beristirahat, karena gigitanya yang mengakibatkan rasa sakit dan gatal, akan sangat menggangu waktu istirahat.

Nama Hewan ini juga sering di gunakan seseorang Untuk mengungkapkan emosi pada orang lain karena memiliki karakter sama seperti hewan tersebut yaitu suka membuat jengkel.

2. ASU (ANJING)

Hewan yang satu ini masuka dalam hewan peliharaan bahkan bisa dibilang peliharaan yang cerdas dan paling setia terhadap Majikanya. Kenapa Nama Anjing suka di gunakan untuk melampiaskan kemarahan Orang?
Bukankah anjing adalah hewan penurut?

Makian menggunakan Nama Anjing Hal itu Karena dalam budaya islam Anjing dinilai sebagai najis mugholadoh kemudian dianggap sebagai makian tertinggi yang bisa merendahkan orang lain.

3. Celek

Secara literasi bahasa arti kata celek dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah buta mata sebelah. Sangat berbeda dengan arti konteks dalam bahasa Jawa.
Dalam Bahasa jawa Arti kata celek memiliki makna bagian pucuk kemaluan pria.
Tentu saja Kata ini sangat tidak boleh di Ucapkan di hadapan orang tua.
Kata ini sering di gunakan seseorang Untunk mengumpat atau meluapkan kekesalan.

4. Nggarangan

Nggarangan Adalah hewan yang di gunakan untuk menyebutkan istilah pada laki laki - laki yang suka mencari perempuan untuk di jadikan sasaran kesenangan semata .


5. Ndog ( telor)
Ndog dalam bahasa Indonesia berarti Telor juga sering di gunakan untuk mengungkapakan kekesalan pada lawan bicara atau seseorang yang menjengkelkan, atau sebagai kata istilah. dalam bahasa jawa kata "endog ngayam" ( Telor Ayam), "Ndog Ngasu" ( Telor Anjing), "Ndog Kebo" ( Telor Kerbau).

6. Kethek ( kera)

Kethek dalam Bahasa Indonesia adalah Kera
Kethek di gunakan seseorang sebagai istilah untuk membuli atau meledek, karena melihat dari karakter kera itu sendiri yang bisa dibilang jelek.

7. Dancuk

Kata Dancok bisa diartikan macam-macam tergantung Tempat, dan keadaan seseorang yang menyebutkanya. Dalam penggunaanya bisa berarti macam-macam. Bisa diartikan kata-kata keakraban bisa juga diartikan sebagai Makian.
Kata Dancok bisa diartikan macam-macam tergantung Tempat, situasi dan kondisi. Dalam penggunaanya bisa berarti macam-macam. Bisa diartikan kata-kata keakraban bisa juga diartikan sebagai Makian.

Kata Dancuk sendiri dalam bahasa jawa memiliki arti
Dancuk berarti 'ditusuk' yang merujuk pada konotasi 'hubungan seksual' di mana 'lingga' (penis) menusuk 'yoni' (vagina).

8. Ndasmu

Arti dari kata ‘ndasmu’ dalam konteks bahasa Jawa Ngapak berarti kepala sedangkan imbuhan 'mu' dalam kata tersebut berarti kepunyaan (milikmu).

Kata ini juga mempunyai asosiasi negatif dan tergolong tidak sopan, sebab kata ‘ndas’ bukan untuk menyebut kepala manusia. Apabila dilihat dari aspek diksinya, kata ‘ndasmu’ tergolong kata kasar dan juga sering digumakan sebagai kata luapan kekesalan.

Sebenarnya masih Banyak lagi, kata - kata yang sering digunakan sebagi istilah atau umpatan kekesalan, karena di Indonesa memang terkenal dengan kekayaan kosa kata bahasa.

Demikian tadi beberapa Istilah kata yang sering digunakan untuk melampiaskan rasa Amarah, kesal pada sesuatu dan kepada Orang lain.

Catatan :
Artikel ini bertujuan untuk memahami istilah atau kosakata dalam bahasa Jawa.
Agar Kita bisa memilah kata atau istilah dalam berkomunikasi dengan memperhatikan aspek kesopanan bertutur kata terhadap sesama.
Seberapa Kekesalan Kita, usahakan Untuk selalu menjaga perkataan yang tidak pantas, karena selain dapat menimbulkan kemarahan, kata atau istilah di atas bukanlah Hal yang baik untuk kita gunakan dalam kehidupan sehari - hari.
Trimakasih sudah membaca